30
Jul-2013

Accor Gandeng Dinpar dan UGM Tingkatkan Daya Saing Desa Wisata Candran Bantul

News   /  

Accor Group melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Dinas Pariwisata (Dispar) DIY dan Program Master dan Doktor Kajian Pariwisata Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk bersama-sama meningkatkan pengetahuan kewisausahaan dan keterampilan masyarakat di sektor pariwisata dalam usaha memajukan desa wisata di Jogja. Dalam nota kesepahaman tersebut, ketiga institusi menjalin kemitraan strategis untuk meningkatkan kompetensi wisata dari Desa Wisata Candran, Kebonagung, Bantul sebagai pilot project . Program akan dilaksanakan September 2013 hingga Agustus 2014.

“Kami sangat gembira dapat bekerjasama dengan Dinas Pariwisata DIY dan UGM, karena kerjasama ini akan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Wisata Candran,”ujar Direktur Operasional, Ekonomi Hotel Accor Indonesia & Malaysia Xavier Capelut saat penandatanganan MoU, Senin (29/7) di Hotel ibis Style Jogja.

Dirinya mengatakan, dengan meningkatnya kualitas hidup, generasi muda di desa tersebut akan termotivasi untuk tetap tinggal dan membantu desanya daripada pindah bekerja di kota.

Materi pelatihan, kata Capelut meliputi banyak hal, mulai dari kuliner, housekeeping dan sebagainya. Pelatihan lebih diarahkan untuk membekali para pengelola desa wisata dan masyarakat kemampuan untuk menjaga standar pelayanan kelas internasional. Sehingga ketika ada tamu asing, masyarakat sudah mampu memberikan pelayanan yang memenuhi standar.

Selain itu, Accor juga akan melakukan pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan daya saing dan peningkatan sumber daya bagi warga desa, bagaimana memanfaatkan budaya desa untuk membuat atraksi yang menarik, bagaimana standar kebersihan dan sanitasi serta mendesain program wisata yang berkesan bagi wisatawan.

Desa Candran sendiri telah merintis dan memulai konsep sebagai desa wisata sejak tahun 1998. Masyarakatnya yang mayoritas bermata pencahariaan sebagai petani, belum seutuhnya dapat memanfaatkan potensi desa sebagai daya tarik wisata. Meski telah mengupayakan membuat paket wisata dan juga keberadaan Museum Tani Jawa Indonesia.

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec