30
Dec-2014

Ayo Tertawa Di Penghujung 2014

Pewarta Foto Indonesia (PFI) Yogyakarta, kumpulan para foto jurnalis dari berbagai media massa memamerkan karya-karya foto yang menggelitik dan membuat tertawa. Berlokasi di Bentara Budaya Yogyakarta, Jalan Suroto Nomor 2 Yogyakarta. Sebanyak 117 karya foto jurnalistik dipajang, mengajak pengunjung untuk tertawa. Pameran berlangsung mulai Sabtu 27 Desember 2014 hingga Jumat 3 Januari 2015.
Setiap hari kita tertawa, tetapi umumnya kita tidak tahu apa sesungguhnya tertawa. Biasanya tertawa berkaitan dengan hal yang lucu. Kadang dihadapan kita muncul peristiwa yang seharusnya tidak boleh membuat kita tertawa, tapi toh peristiwa itu membikin kita tertawa.
“Kadang dalam diri kita muncul dorongan bukan sekadar untuk tertawa, tapi untuk menertawakan”, kata Sindhunata, budayawan dan pemerhati foto jurnalistik, Rabu 24 Desember 2014.
Karya foto yang dipamerkan memang mengundang tawa. Pameran ini menampakkan tertawa tidak hanya berkenaan dengan impuls personal, tapi juga dengan impuls-impuls soasial. Jelas juga, pameran foto ini tidak hanya hendak menyampaikan pengertian tentang tertawa atau menertawakan pelbagai peristiwa yang terjadi dalam kehidupan.
“Perjuangan dan beban hidup tidak hanya harus membuat orang menangis”, imbuh Sindhunata.
Misalnya foto karya Boy T Harjanto, fotojurnalis The Jakarta Globe. Dikejauhan tampak tanah berbongkah-bongkah pecah. Jelas tanah itu dilanda kekeringan, yang seharusnya tak boleh membuat tertawa. Toh di sana pula tampak bapak yag memikul jerigen air. Dan ia mengenakan torong air menjadi topinya. Ini peristiwa tragis , tapi memaksa orang yang melihatnya justru tertawa.
Tema pameran foto “Ayo Ngguyu #2” ini menurut Ketua PFI Yogyakarta, Pamungkas WS merupakan pameran akhir tahun. Para fotojurnalis dari berbagai media, baik internasional, nasional maupun daerah menawarkan sebuah percakapan visual tentang fenomena apapun yang terjadi di sekitar kita. Sebanyak 31 fotojurnalis menghadirkan fenomena yang ada, apapun itu, dengan cara yang lebih simpel, lugas, apa adanya, meskipun mungkin sikap dan cara pandang mereka berbeda dengan cara pandang umumnya.
Kata Charlie Chaplin, “ Hari di mana kamu tidak tertawa adalah hari yang hilang.” Hidup ini tidaklah panjang, kita tidak ingin seharipun dari hidup kita ini hilang, maka “Ayo Ngguyu”, marilah kita tertawa mengakhiri tahun 2014 ini.

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec