29
Sep-2015

Bangkitkan Nasionalisme di Gedung Agung

Berbagai benda-benda seni berupa lukisan karya maestro Indonesia, patung, keramik, barang-barang kerajinan tradisional hingga benda-benda bersejarah berupa gambar-gambar lukisan para tokoh dunia dan pelaku peristiwa bersejarah, terpajang rapi di museum Istana Yogyakarta.

Seperti karya para Maestro Indonesia yang sudah dikenal dunia, seperti Raden Saleh, Syarief Bustaman, Basuki Abdullah, S. Soedjojono dan Affandi serta ratusan koleksi peninggalan presiden pertama, Ir Soekarno. Foto-foto sejumlah kepala negara yang pernah berkunjung ke Indonesia serta cinderamata dari para negara sahabat tertata apik dalam setiap sudut ruang. Begitu pula foto-foto Presiden Republik Indonesia mulai dari Presiden Ir. Soekarno hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, lengkap dengan gambaran perjuangan dan keberhasilan masing-masing presiden, ditampilkan dalam sebuah bingkai sebagai gambaran keberhasilan masing-masing presiden._MG_3421
Di samping ratusan lukisan yang menceritakan dinamika perjuangan para pahlawan dan foto petinggi Negara serta foto sejumlah kepala Negara, koleksi berupa tiga dimensi yang merupakan kenang-kenangan dari Negara sahabat juga melengkapi isi museum.
Sementara di sudut lain, terdapat ruang yang dikhususkan untuk mendisplai koleksi milik Presiden SBY sebagai bentuk penghormatan kepada mantan Presiden SBY yang memprakarsai dibukanya museum Istana Yogyakarta. Karena atas permintaannya waktu itu, semua jejak sejarah bangsa ini dapat ditampilkan di museum Istana Yogyakarta.
Museum Istana Kepresidenan Yogyakarta bertema “Nasionalisme”. Hal ini didasari karena Yogyakarta terkenal sebagai kota perjuangan, ibu kota revolusi dan ibu kota RI pertama pada masa pasca kemerdekaan. Dari sini banyak hal yang dapat diceritakan, termasuk kemampuan Kota Yogyakarta dalam mempertahankan identitsnya sebagai kota budaya dengan semangat lokal yang kuat hingga saat ini.
Pendirian Museum Istana Presiden Yogyakarta ini dimaksudkan untuk melakukan inventarisasi jenis dan ragam koleksi negara yang didispali sebagai bagian museum istana lain, seperti yang ada di Istana Presiden Tampaksiring Bali serta Bogor dan Cipanas di Jawa Barat. Museum ini akan menjadi satu rangkaian konsep yang menggambarkan kekayaan, yang berupa benda kenangan, milik negara yang diperoleh sejak masa presiden pertama hingga presiden yang sedang menjabat.
Salah seorang staf protokoler Istana Presiden Yogyakarta, Nurhadi didampingi seorang staf museum Istana Yogyakarta, Kurniawan Yudhistira mengatakan, museum ini diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada medio Oktober 2014. Sebelum purna, beliau meminta museum sudah berdiri sejak 2009 ini ditata ulang. Beliau juga menginginkan agar semua presiden dibuatkan biografi dengan semua keberhasilannya dalam membangun bangsa ini ditampilkan di museum.
Jadwal Berkunjung
Mengunjungi museum Istana Yogyakarta pada dasarnya hanyalah bagian kecil yang dapat dikunjungi setiap wisatawan. Karena sejak masa kepimpinan Presiden SBY, Istana Kepresidenan sudah menjadi bagian dari rumah rakyat. Oleh karenanya SBY pun memberi kesempatan masyarakat untuk berkunjung di Istana Kepresidenan. Di istana Bogor, waktu SBY memberi kesempatan masyarakat untuk berkunjung pada hari Sabtu-Minggu.
Sementara di Istana Yogyakarta atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gedung Agung masyarakat dapat mengunjungi di pada hari Senin-Kamis atau pada jam kerja. Namun begitu di hari Jumat masyarakat tetap diberi kesempatan akan tetapi sebaiknya sebelumnya mengirimkan surat kunjungan.
_P0V5856Bagi masyarakat yang tinggal di Yogyakarta dan sekitarnya, dibukanya Istana Kepresidenan Yogyakarta untuk umum sepertinya belum banyak yang mengetahui. Hal ini terlihat dari buku tamu yang ada di museum, mayoritas pengunjung justru dari luar daerah.
Menurut Nurhadi sejumlah pelajar dari Lampung, setiap tahunnya selalu melakukan kunjungan ke Istana Kepresidenan Yogyakarta. Bahkan ada juga rombongan pelajar dari Musi Banyuasin Sumatera Selatan juga berkunjung ke Istana Yogyakarta. Pengunjung lainnya ada yang dari Tasikmalaya, Bandung, Jember, Banyuwangi maupun Surabaya.
Masuk Istana Presiden Gratis
Istana Kepresidenan Yogyakarta setiap harinya dapat dikunjungi wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan asing. Setiap pengunjung yang akan memasuki Istana Kepresidenan dibebaskan dari bea masuk alias free. Akan tetapi sebaiknya, jauh hari sebelum berkunjung terlebih dahulu melayangkan surat pemberitahuan yang ditujukan ke bagian protokoler.

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec