22
Sep-2014

Beringharjo (3) Kuliner yang Bikin Ngiler

Kawasan Lor Pasar yang dulu dikenal sebagai Kampung Pecinan kaya akan koleksi masa lalu.

Anda bisa mencari kaset-kaset oldies dari musisi tahun 50-an yang jarang ditemui di tempat lain dengan harga paling mahal Rp 50.000,00. Bagi kolekyor uang lama, tempat ini juga menjual uang lama dari berbagai negara, bahkan yang digunakan tahun 30-an.

Nah, jika setelah bertualang di pasar Anda merasa lapar dan haus,  kini saatnya menjajal kuliner yang ada. Untuk minuman, cobalah es cendol campur cam cau (semacam agar-agar yang terbuat dari daun cam cau). Cendolnya adalah cendol putih yang terbuat dari tepung beras. Minuman lain yang tersedia adalah es kelapa muda dengan sirup gula jawa dan jamu seperti kunyit asam dan beras kencur. Harga minuman pun tak mahal, hanya sekitar Rp. 1000 sampai Rp. 2000.

kuninganMeski pasar resmi tutup pukul 17.00 WIB, tetapi dinamika pedagang tidak berhenti pada jam itu. Bagian depan pasar masih menawarkan berbagai macam panganan khas. Martabak dengan berbagai isinya, terang bulan yang legit bercampur coklat dan kacang, serta klepon isi gula jawa yang lezat bisa dibeli setiap sorenya. Sekitar pukul 18.00 WIB hingga lewat tengah malam, biasanya terdapat penjual gudeg di depan pasar yang juga menawarkan kikil dan varian oseng-oseng. Sambil makan, anda bisa mendengarkan musik tradisional Jawa yang diputar atau bercakap dengan penjual yang biasanya menyapa dengan akrab.

Beberapa jajanan pasar khas Beringharjo :

Mata Kebo
Kue ini bentuknya seperti mata kebo, mirip-mririp dengan telur mata sapi lah.Kue ini terbuat dari tepung ketan yang berisi parutan kelapa bercampur gula merah. Warna parutannya merah dan hijau . Parutan tersebut disiram dengan adonan putih yang terbuat dari tepung beras. Adonan ini kemudian dibungkus dengan daun pisang kemudian dikukus. Ada juga yang berisi kacang hijau.Penjual kue ini bisa ditemukan di depan pintu masuk Pasar Beringharjo sebelah selatan, bercampur dengan penjual pecel.

Kue Mangkuk
Sagon Bu Mur 1Kue ini berbentuk seperti bolu. Terbuat dari tepung beras, yang kemudian diberi pewarna makanan berwarna merah. Kalo bolu dibungkus kertas, kue ini dibungkus daun pisang di bawahnya. Rasanya manis dan teksturnya tidak sepadat kue bolu. Wadahnya terbuat dari daun pisang dan mirip mangkuk. Kue ini juga dapat ditemukan dengan penjual yang sama dengan Mata Kebo.

Roti Kolomben
Bentuknya mirip perahu dengan benjolan di tengah. Roti ini strukturnya mirip Cakwe, tapi pori-porinya lebih sempit. Sepertinya hanya terbuat dari tepung terigu, telur, gula, dan ragi. Roti ini ringan dan tidak padat. Rasanya sih biasa, standar. Konon, roti ini merupakan roti yang sering dimakan oleh para kaum menengah ke bawah. Kata “kolomben” diduga berasal dari kata “kala mben” yang berarti “dahulu kala”. Bisa jadi roti ini “dulu” begitu populer dan amat sedikit ditemukan, sehingga disebut “roti” pada masa dahulu.

Bakmi Pentil
Bakmi ini disebut pentil karena bentuknya mirip dengan pentil sepeda. Bakmi mini ini terbuat dari tepung kanji. Rasanya asin, biasanya dimakan dengan sambal. Ada 2 jenis bakmi, yang kuning dan putih. Yang kuning ukurannya lebih besar dan tebal daripada yang putih.

Bolu Emprit
Meski bernama bolu kue ini justru keras kalau langsung digigit. Bentuknya mirip biskuit bayi, tapi rasanya manis banget.Terbuat dari adonan gula. Cara memakannya adalah diemut. Disebut Bolu Emprit mungkin karena bentuknya yang mungil dan berwarna cokelat seperti Burung Emprit (Burung Gereja). Kini, warna bolu emprit tak hanya cokelat tetapi ada juga warna merah dan putih.

Gembili, Kempul, Uwi, Suwek, Pendem
Ini adalah nama umbi-umbian yang dibuat jajanan. Pertama adalah Gembili. Bentuknya lonjong. Rasanya sedikit tawar, teksturnya lembut. Kempul yang sekilas mirip dengan Talas atau Bentul. Suwek, berwarna pink dan Uwi yang berwarna ungu. Pendem, berwarna kuning atau putih.

Jenang
IMG_5667+Jenang adalah sebutan masyarakat Jawa untuk bubur yang manis. Ada berbagai macam jenang di Beringharjo. Diantaranya Jenang Rangrang. Bubur ini berwarna kuning, terbuat dari ketan, dan sekilas memang terlihat seperti kumpulan semut Rangrang. Rasanya manis dan terdapat sensasi rasa jahenya
Jenang mutiara. Bukan mutiara dari tiram terus dibikin bubur, tapi terbuat dari sagu yang dibentuk bulat-bulat kecil mirip mutiara. Warnanya merah dan rasanya manis.
Jenang Ubi-Nangka-Kelapa. Dari namanya sudah jelas bahwa bahannya adalah ubi jalar (ketela), nangka, dan kelapa muda. Rasanya manis juga.
Jenang Sumsum.  Warnanya putih terbuat dari tepung beras. Rasanya gurih, biasanya ditambahi juruh (gula merah yang dicairkan).

Biasanya jenang tersebut disusun dengan urutan Rangrang di bagian paling bawah, kemudian Jenang Sumsum, lalu Jenang Ubi-Nangka-Kelapa, dan Jenang Mutiara di bagian atas. Setelah itu, di atasnya disiram santan yang gurih.

Kethak
Kethak terbuat dari ampas kelapa yang sudah diambil minyaknya. Kethak, ada yang pedas, asin, dan manis. Jangan tertipu dengan baunya. Ketika bungkus daun pisangnya dibuka memang akan tercium aroma tengik. Setelah dicicipi, rasanya benar-benar manis dengan sensasi getir dan ‘ngeres’.Tampilan mirip Lemper.

Blondho
Bahan dari Blondho ini tak jauh beda dengan bahan Kethak. Makanan ini bisa dicemil langsung) tapi biasanya diapakai untuk campuran masakan. Kuah gudeg yang kental konon menggunakan Blondho ini sebagai bahan campuran.

Growol
Growol. Hati-hati dengan yang satu ini. Jikalau Blondho dan Kethak buruk rupa ketika dilihat dan dicium, Growol sebaliknya. Bentuknya cantik dengan ala Brownies dengan totolan hitam. Growol terbuat dari sejenis singkong. Ketika dicium aromanya, lebih tengik dari Kethak maupun Blondho. Ketika dirasakan teksturnya seolah berpasir. Semakin lama, sensasi rasanya membikin siapapun bergidik.

 

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec