16
Dec-2015

Candi Abang, Piramida Pelindung Warga

Candi Abang 7

Keutuhan candi sudah tidak lagi sempurna. Namun, bukan berarti kecantikan dan keunikan sudah purna. Candi Abang masih kokoh berdiri di puncak bukit dengan bahan bangunan batu bata.

Ukuran alas Candi Abang adalah 36 x 34 meter, dan tingginya belum bisa diperkirakan. Candi ini berbentuk seperti piramida, dengan sumur di tengahnya. Di candi ini, terdapat tangga,masuk dan dibuat dari batu putih alias gamping.

Di lokasi candi tersebut ditemukan yoni, sebagai penanda bahwa candi tersebut Candi Abang 6merupakan peninggalan agama Hindu. Yoni yang ada di candi tersebut berbentuk heksagon atau segi delapan dengan setiap sisinya berukuran 15 cm. Oh ya, di kawasan Candi Abang, tepatnya sisi Selatan candi ada batu yang menyerupai kodok. Oleh masyarakat setempat dinamai Batu Kodok, meski tanpa ada penjelasan lengkap terkait keberadaan batu tersebut.

Di puncak candi, ada sumur yang diberi nama sumur Bandung. Saat berada di lokas ini, begitu memandang ke bawah dari puncak bukit, bisa disaksikan hamparan sawah dan tanah lapangan yang dimanfaatkan untuk aneka kegiatan para muda dan murid sekolah.

Candi Abang 4Mitos

Masyarakat setempat masih ada yang mempercayai, Candi Abang dijaga seorang tokoh yang dituakan dan dihormati. Ia bernama Kyai Jagal, yang memiliki badan besar dan berambut panjang.

Kyai Jagal merupakan pelindung dari segala kerusakan. Pada zaman Jepang, penduduk sering berlindung di candi tersebut, karena ada kepercayaan. Kyai Jagal akan melindungi mereka. Kepercayaan akan Kyai Jagal sangat besar. Sehingga, ada kisah tentang sebongkah emas sebesar anak kerbau yang dipercaya ada di dalam tubuh Candi Abang, tetap tinggal cerita dan tidak ada seorang pun berani membuktikannya.

Koordinat:

7°48′37″LS 110°28′12″BT / 7,810154°LS 110,470104°BT

Lokasi:

Lokasi Candi Abang berada di Dusun Sentonorejo, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman Yogyakarta. Untuk mencapai candi tersebut, bisa mencari Jalan Jogja-Solo, tepatnya di Prambanan. Begitu Sampai di Terminal Prambanan, cari Jalan Raya Jogja-Candi Abang 1Piyungan Km 8. Di situ, ada papan penunjuk kea rah kanan (barat) bertuliskan Candi Abang dan Gua Sentana.
Candi Abang berada di puncak bukit di pinggir jalan desa, 1,5 kilometer sebelah Barat Jalan Raya Jogja-Piyungan. Akses ke lokasi bagus dan bisa ditempuh kendaraan roda empat. Hanya saja, begitu menuju puncak bukit, agak rusak dan hanya bisa ditempuh jalan kaki atau sepeda motor.
Wisatawan bisa menggunakan kendaraan umum. Yaitu, cari bus yang melewati Jalan Raya Jogja-Piyungan (Bis Pemuda No A), dan turun di Simpang tiga Jalan Jogja-Piyungan Km 8. Dari situ, dilanjutkan dengan jalan kaki, sekitar 1,5 kilometer.

Tips:

• Persiapan peralatan lapangan, terutama sepatu dan topi. Pilihlah waktu yang musim kemarau.

• Jangan lupa minuman yang banyak, karena tidak ada warung atau penjual makan dan minuman.
• Tidak dipungut biaya masuk dan tidak ada informasi yang lengkap atau pemandu.
• Sebaiknya, menemui juru kunci candi, Atmo Paimin.

0

 likes / 2 Comments
Share this post:
  • Mbah Karto says:

    saya pernah naik ke suncak di situ ada batu besar lalu ngetes diri dorong batu itu, eeee gelap plus kunang2, hehehehe

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *

    code

    Archives

    > <
    Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
    Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
    Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
    Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec