30
Jun-2013

Kemah Media yaitu, Indonesia Youth Media Camp #2 Akan Berakhir 3 Juli 2013. Acara yang sudah dimulai sejak 24 Juni 2013 digagas Yayasan Kampung Halaman dan dipusatkan di Desa Wisata Penting Sari, Sleman, Yogyakarta.
Menurut Direktur Yayasan Kampung Halaman Cicilia Maharani, Kampung Halaman melihat banyak potensi remaja yang kurang diperhatikan oleh komunitas di sekitarnya. Remaja lebih sering diperlakukan sebagai objek, daripada didorong menjadi subjek alias pelaku perubahan yang kritis dan kreatif.
foto 1- YTH Papua“Indonesia Youth Media Camp#2 (IYMC#2) 2013 merupakan melting pot bagi berbagai kultur, permasalahan remaja, dan semangat kemandirian anak muda Indonesia,” ungkap Cicilia baru-baru ini.
Dalam IYMC#2 tersebut, remaja dan fasilitator muda dari 11 provinsi di Indonesia berkumpul di Desa Penting Sari, Sleman. Mereka bertemu merancang program sederhana bagi perubahan yang lebih baik di komunitas masing-masing dengan media sebagai alat bantu.
Ditambahkan, kemandirian merupakan tema besar tahun ini. Remaja mandiri bukanlah remaja yang tidak butuh bantuan. Mereka justru memerlukan pendampingan dan arahan yang mendorong belajar mandiri. Kemandirian dibagi lagi ke dalam tema kecil yang berangkat dari masalah riil yang diutarakan langsung oleh remaja sebelum ke Yogyakarta.
Tema kecil tersebut adalah pendidikan dan pekerjaan, kesehatan, remaja melek media, budaya dan identitas, bencana alam dan sosial, serta korupsi.
“Perubahan yang digerakkan remaja cenderung lebih bertahan lama bila dibandingkan dengan perubahan yang digerakkan dari atas. Ini karena proses melakukan perubahan menimbulkan keterikatan emosional dan besarnya rasa memiliki remaja pada komunitasnya. Rasa bangga muncul bukan karena menerima bantuan, tetapi karena usaha dengan tangannya sendiri membuahkan hasil,” tegas Cicilia.

foto 2- Menyablon Kaos SendiriPeserta berasal dari remaja dan fasilitator dari Yayasan Teratai Hati Papua (YTHP) Papua, Komunitas Baileo Maluku, Kopro Film Palu, Komunitas Pasir Putih Lombok, Sekolah Rakyat Kami Sulawesi Selatan, Sanggar Teratai Indramayu, Komunitas Gurindam 12 dan Desa Harapan Jaya Pekanbaru Riau, Pesantren Raudul Ulum 1 Malang, Komunitas Gama 55 Yogyakarta, Karang Taruna Wanci Mekar Tampomas Cibereum, Komunitas Cigugur dan Institut Studi Islam Fahmina Cirebon, serta Komunitas Pemuda Wamena.

Beberapa ahli yang mengisi sesi diskusi adalah Ketua Yayasan Kampung Halaman, Dian Herdiany, Febri Triyanto dari Tela-Tela Fried Casava, Illian Deta Artasari dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Sari Mutiara Timur dari Yakkum Emergency Unit, Muhammad Zamzam Fauzanafi, dosen Jurusan Antropologi UGM dan Pusat Keluarga Berencana Indonesia (PKBI).

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec