23
Jun-2015

Keragaman Destinasi Jogja Harus Dioptimalkan

Menyedot 2 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Jogja, bukan target mustahil. Kuncinya, adalah mengoptimalkan potensi dan keunggulan yang dimiliki, yakni keragaman destinasi.Hari Untoro Drajat
“Jumlah wisatawan dunia saat ini mencapai 1,1 miliar. Dan apabila Yogyakarta mampu mendatangkan mereka sebanyak 2 juta wisatawan secara langsung hal ini sudah lumayan,” kata Staf Ahli Menteri Pariwisata RI, Hari Untoro Drajat, di Jogja belum lama ini.
Menurut Hari, hingga akhir 2014 jumlah wisman yang datang langsung ke Yogyakarta melalui pintu masuk Bandara Adi Sucipto baru mencapai 100.000, selebihnya merupakan wisatawan yang datang dari daerah lain. Dengan potensi yang ada, seharusnya Jogja bisa menggenjot kunjungan ini, dengan memanfaatkan penerbangan langsung ke Jogja.
“Banyak potensi yang bisa dimanfaatkan untuk menggaet lebih banyak wisman. Ada warisan dunia seperti sejumlah candi, juga ada geoheritage, Gumuk Pasir dan sebagainya. Itu sangat sulit ditemukan di daerah lain,” katanya.Gumuk Pasir Parangtritis
Han,ya, menurut Hari, keunggulan di destinasi yang dimiliki Yogyakarta harus dimbangi dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) sehingga mampu menangkap pasar.
Salah satu negara yang potensial mengirimkan wisatawan ke Indonesia termasuk Jogja, kata Heru, adalah Tiongkok. Dari data, setiap tahunnya sebanyak 35 juta masyarakat Tiongkok selalu berkunjung ke luar negeri untuk berlibur.
Lebih jauh diungkapkannya dalam di tahun 2014 jumlah kedatangan wisman di Singapura sebanyak 15,1 juta, peringkat kedua di ASEAN. Sedangkan Malaysia, dengan ruutan teratas, mampu mengundang 27,4 juta wisatawan di tahun yang sama.
“Jumlah kedatangan wisman di Indonesia masih jauh di bawah negara ASEAN. Indonesia hanya meraup 9 juta wisman. Tahun 2019 nanti, target kita adalah 20 juta wisman,” lanjut Hari.
Target tersebut dapat tercapai asal dalam melakukan promosi, pelaku wisata bisa memahami momentum yang tepat. Dan untuk dapat mendatangkan wisman, pelaku wisata perlu mendorong kerjasama dalam pengembangan bersama dalam kepariwisataan.

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec