05
May-2016

Kesegaran Oase Sri Gethuk

Sri Getuk 4

Air terjun Sri Gethuk adalah sudut keindahan tersendiri di aliran sungai Oya. Kesegarannya seolah menjadi oase di tengah imajinasi kita tentang Gunungkidul yang gersang.

Sri Gethuk tidak bermakna seperti yang diucapkan orang. Gethuk adalah makanan tradisional yang terbuat dari ketela. Nah, nama Sri Gethuk untuk air terjun ini muncul dari kata kethuk. Ini sebenarnya adalah salah satu jenis alat musik gamelan. Awalnya nama yang dipakai tetap kethuk. Karena lidah Jawa yang terdorong untuk mempermudah pengucapannya, lambat laut jadilah gethuk yang dipakai. Nama sri di depannya adalah pemanis, sekaligus menambah nyaman pengucapan nama air terjun ini.
Air terjun ini mengalir deras sepanjang tahun. Kawasan di sekitarnya adalah hutan kayu putih dan alas jati. Rute menuju Sri Gethuk memang melewati kawasan tersebut, sebelum akhirnya kita tiba di area parkir, tak jauh dari air terjun. Anda bisa menggunakan kendaraan roda empat dari Yogya, meskipun harus cukup berhati-hati karena tidak seluruh jalanan tampil rata dan rapi. Sri Getuk 1
Dari area parkir ini, jalur termudah adalah menggunakan kapal apung yang disediakan warga desa setempat. Kapal apung akan bergerak melawan arus kali Oya dan tak lebih dari 10 menit kemudian Anda sudah bisa mendengarkan gemericik air terjun. Ongkos pulang pergi untuk setiap orang Rp 10.000. Ada dua kapal apung, yang terbuat dari drum dan papan kayu, sehingga Anda bebas untuk meninggalkan kawasan air terjun kapan saja setelah puas.
Jangan lupa membawa baju ganti, karena pasti Anda tergerak untuk mandi di bawah air terjun ini. Airnya begitu jernih dan segar, kontras sekali dengan cuaca setempat yang relatif panas. Berenang di Kali Oya, bagi Anda yang memang bisa berenang, juga bisa dilakukan. Sri Getuk 2
Kisah di belakang nama Sri Gethuk adalah salah satu alat musik gamelan bernama kethuk. Menurut cerita, kawasan ini dulu adalah tempat bersemayam bangsa jin. Mereka suka memainkan gamelan dan warga sekitar pun mengaku dulu masih sering mendengar bunyi gamelan mengalur dari kawasan air terjun. Nah, pada suatu ketika salah satu alat musik gamelan, yaitu jenis kethuk ternyata hilang. Peristiwa ini menimbulkan kehebohan di dunia jin. Karena itu pulalah kemudian, kethuk dijadikan pengingat untuk air terjun indah ini, dan berlanjut sampai sekarang sebagai air terjun Sri Gethuk. Secara resmi, masyarakat setempat mengelola kawasan ini sebagai tujuan wisata pada tahun 2007.
Sri Getuk 5

Lokasi:
Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Berjarak sekitar 41 km arah Tenggara Kota Yogya.

Koordinat GPS:

S7°56’36” E110°29’21”.
Sri Getuk 3
Rute :
Yogya ke arah Wonosari hingga lapangan terbang Gading ke arah kanan hingga pasar Playen. Dari pasar Playen, menuju ke arah Paliyan dan kemudian mengikuti petunjuk arah yang tersedia.

Kuliner :
Disarankan membawa makanan sendiri. Jika berangkat pagi, bisa didahului dengan sarapan Soto Tan Proyek atau menu-menu lain.

Biaya:
Retribusi Rp. 5.000/orang, kapal apung Rp. 10.000/orang, sewa pelampung Rp. 5.000

Sri Getuk 6
Keterangan:

Air Terjun Sri Gethuk dikelola masyarakat Desa Bleberan. Tujuan wisata lain yang cukup menarik adalah Gua Rancang Kencono. Info lebih lanjut : Kohar (+62 853 3400 5700).

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec