24
Jun-2015

Kopi Linthong, Menipu Lidah

Mempunyai aroma kopi khas yang alami, adanya sentuhan chocolate dan caramel dengan sedikit herbal note yang kita temukan di dalamnya meninggalkan efek kegenitan yang unik. Dan rasanya yang mantap membuat terasa lebih hangat. Rasa mantap kopi ini dapat kita temukan dalam secangkir kopi Linthong.
Kopi Linthong“Rasa kopinya serasa menipu lidah. Paduan chocolate, caramel dan herbalnya dengan rasa yang manis serta sedikit asam benar-benar mengoyah lidah setiap orang yang menikmati secangkir ini,” kata Derde, Bar Capten Cavinton Hotel mendampingi R&B Cavinton, Muhtarom membuka perbincangan dengan jalanjogja.com.
Indonesia memang kaya akan sumber hayatinya, salah satunya adalah kopi. Di sepanjang bentangan pulau bahari ini, dari Sabang hingga Merauke, tanaman kopi tumbuh subur. Sehingga tidak mengherankan kopi nusantara mewarnai khasanah budaya bangsa Indonesia. Apalagi kualitas kopi nusantara tidak kalah dengan negara lain.
Kopi Linthong sendiri merupakan salah satu kopi nusantara yang saat ini tengah diburu pecinta kopi. Berasal dari daratan Sumatera, Kopi Linthong mungkin masih belum sepopuler kopi-kopi lainnya. Akan tetapi soal rasa, jangan ditanya, akan membuat Anda menjadi ketagihan. Kopi jenis Arabika ini saat sekarang menjadi pilihan penikmat kopi yang di berkunjung di Amarta Coffe & Tea Lounge Cavinton Hotel.Kopi Linthong
Menurut Muhtarom sejak tiga bulan silam Amarta Coffe & Tea Lounge menghadirkan kopi dari seluruh daratan nusantara. Ada banyak pilihan kopi yang bisa dipilih sesuai dengan selera serta asalnya.
Di Amarta Coffe&Tea Lounge yang berkapasitas lebih dari 60 orang ini tersedia berbagai macam kopi yang berasal dari seluruh bumi nusantara. Mulai kopi Java, yang dihasilkan petani kopi lereng Merapi, kopi Lampung, kopi Bali, kopi Toraja, Kopi Papua (Wamena), kopi Jambi, kopi Mandailing hingga kopi Aceh Gayo. “Kopi Gayo sudah poppuler di kalangan pecinta kopi bahkan hingga Eropa dan Amerika. Kopi ini umumnya berkarakter rendah asam, rasanya gurih dengan aroma yang tajam. Sedang kopi Mandailing juga sudah mendunia sejak 1800-an, memiliki tekstur yang halus namun terasa tajam di lidah, dengan kadar asamnya juga rendah namun rasanya sangat kental, padat serta berkarakter rasa ‘tanah’ ” imbuh Muhtarom.
Amarta Coffe & Tea Lounge buka pukul 06.00-23.00 wib. Menikmati kopi akan terasa lebih santai dan lengkap bersama rombongan dan sembari mendengarkan alunan musik. Untuk harga, cukup Rp 25.000++.

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec