11
Aug-2015

Layang-Layang Menari, Hiasi Langit Parangkusumo-Parangtritis

Hari nan cerah angin Pantai Parangkusumo-Parangtritis bertiup kencang. Seperti umumnya liburan di hari Minggu (9 Agustus 2015), ribuan masyarakat, dari anak-anak sampai dewasa memadati pantai nan elok di pesisir pantai Selatan Bantul. Mereka tak hanya menikmati debur ombak. Namun juga melepas penat sembari menikmati langit Parangkusumo-Parangtritis yang penuh warna.

Siang itu, langit Parangkusumo-Parangtritis tengah dipenuhi layang-layang. Mulai dari layangan tradisional berukuran yang berukuran raksasa, layang-layang 2 dimensi, layangan 3 dimensi, hingga layang-layang Train Naga, sehingga semakin menambah indahnya langit Parangkusumo-Parangtritis.

Keindahan tersebut merupakan bagian dari festival layang-foto festival layang layang parangtritislayang yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bantul bekerja sama dengan Persatuan Layang-Layang Indonesia (Pelangi) DIY. Memang, setiap Juli, merupakan waktu yang tepat, di mana kondisi angin terbaik untuk menerbangkan layang-layang.

Puluhan layang-layang berbagai ukuran dan bentuk, siang itu pun tampak menari bersama hembusan angin. Sementara itu ombak laut selatan yang tiada henti saling berkejaran seakan mengiringi setiap gerak layang-layang, sehingga membentuk alunan simponi yang indah. Paduan warna yang menyala dan hari nan cerah itu semakin elok dengan beragam keunikan layang-layang yang menghiasi langit Parangkusumo-Parangtritis.

foto festival layang layang parangtritisSebanyak 78 layang-layang mulai dari layang-layang tradisional, 2 dimensi, 3 dimensi hingga layang-layang berbentuk Train Naga saling beradu menampilkan keindahan. Dengan corak serta warnanya yang menawan mereka menari-nari di atas ketinggian sehingga semakin menarik. Ratusan pasang mata yang siang itu tumplek di kawasan Parangkusomo-Parangtritis semua terkesima.

Rasa panas yang membakar kulit tak lagi mereka pedulikan. Semua terasa hilang oleh keindahan layang-layang yang tiada henti menari mengikuti ke mana arah angin bergerak. Lengak-lengok antara layang-layang satu dengan layang-layang yang lain, meski seakan tak seirama, menbentuk sebuah gerak tari yang mempesona.

festival layang layang parangtritisKe-78 layang-layang tersebut seolah membentuk konfigurasi gaya yang mengundang decak kagum penontonnya. Tidak salah, jika kegiatan tersebut digelar selain menambah daya tarik wisatawan di Pantai Parangkusumo-Parangtritis, juga menumbuhkan jiwa seni serta kemampuan para pelayang dalam berkreasi menciptakan laying-layang berbagai dimensi.

Harjono dari Persatuan Layang-Layang Indonesia (Pelangi) mengatakan, sebanyak 78 buah layang-layang ditampilkan 24 club penghobis yang berasal dari berbagai daerah. Mereka antara lain berasal dari Kroya, Cilacap, Muntilan, Magelang, Kebumen, Solo, Tulungagung, Ponorogo dan tentunya dari penghobis layang-layang dari Yogyakarta.festival layang layang parangtritis

Naga Rempong Club Raih Juara I Kelas Train Naga

Dalam festival layang-layang 2015 tersebut akhirnya, Naga Rempong Club Jogja berhasil merebut tropi bergengsi kategori  atau kelas Train Naga, setelah tampil sebagai juara pertama. Disusul pada urutan ke dua, Monster Naga Club Putra Kinayungan dari Cilacap. Sementara di belakang mereka ada Naga Emas Club Dadali Jogya dengan menyandang gelar juara III. Sedangkan Naga Baru Klinting Club Petung Tulungagung menjadi Juara Harapan I dan Naga lawu Club Pelangi Solo tampil menjadi Juara Harapan II.

festival layang layang parangtritisSedangkan di kelas 3 dimensi, masing-masing gelar juara direbut Naga Club Kemis Kroya, Sugar Glinder Club Laskar Pelangi Cilacap, Godril Club Pelangi Lawu Solo, Terbang Bersama Club Petung Tulungagung, serta Dadali DIY.

Di kelas 2 dimensi, predikat juara disandang Gunungan Club Petung Tulungagung, Kuda Laut Club Budi Utomo Cilacap, Dewa Wisnu Club Pelangi Lawu Solo, dan Kawin Lari Club Pasgoed DIY.

Untuk kategori tradisional, juara I hingga III disandang Anyaman Club Budi Utomo Cilacap, Panca Warna Club Petung Tulungagung, Bintang Pelangi Club Arko Cilacap, Senderan Kembang Club Muntilan. Adapun juara harapan diraih Pangeran Petruk Magelang.(*)

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec