08
Jun-2016

Mangut Lele yang Juara

Mangut Lele Nggeneng 2

Bagi orang Jawa, pawon, dapur adalah sumber inspirasi. Di situ tempat berkumpulnya sumber kehidupan. Makan dan interaksi anggota keluarga. Itu juga tampak dalam manifesto Sego Nggeneng.

Mbah Martodiryo atau yang lebih akrab disapa Mbah Marto Gowok menemukan dapur sebagai ruang yang hangat untuk berkumpul itu. Nenek yang kini semakin renta tapi selalu menyungging senyum ini juga akan merasa bersalah jika dapurnya tak ada asap mengepul. Sebab akan ada banyak orang yang kecewa. Maklum, sejak puluhan tahun lalu dapur Mbah Marto selalu mengepul dan menjadi tujuan bagi siapa pun untuk menikmati sego nggeneng.

Racikan masakan ini hampir sama dengan gudeg. Bedanya, sayur hijau gudeg bukan berasal dari daun singkong melainkan daun pepaya. Sambalnya dari sayur kacang tholoMangut Lele Nggeneng 1 (utama) yang dimasak pedas. Di dalam sayur itu terdapat rambak (biasa disebut krecek ndeso) bukan krecek kulit sapi yang halus dan ukurannya besar. Lauknya ada tahu, tempe, telur, garang asem ati ampela, ayam kampung, dan ayam  potong (Mbah Marto biasa menyebutnya ayam londo) yang dimasak besengek, areh cair mirip opor. Di luar itu, lauk yang paling khas dan utama adalah mangut lele. Karena bukan sego nggeneng namanya bila tak ada mangut lele.

Ikan lele mula-mula disunduk memakai bongkok (pelepah kelapa). Disatukan dan ditumpuk lalu baru dibakar menggunakan sabut kelapa. Cara ini amat efektif, karena lele itu sama sekali menjadi tidak lengket dengan sunduk, karena pelepah itu akan mengeluarkan minyak saat dibakar. Aroma sangit (smooky) yang ditimbulkan sangat membaui mangut lele saat disajikan. Tidak anyir dan eneg. Beberapa camilan ndeso pun tampak terhidang di amben, balai-balai di dapur, seperti benguk areh dan sate keong mas dibumbu bacem merica.

Menikmati sego nggeneng berarti Anda harus siap-siap berani kepedasan. Rasa pedas itu datang dari sayur kacang tholo dan krecek ndeso tadi. Asal tahu saja, sekali masak cabai yang digunakan 1,5 kilogram, terdiri dari 1 kilo cabai merah dan setengah kilo cabai rawit. Cabai merah selain untuk rasa pedas juga untuk menghasilkan warna abing (sangat merah) dan cabai rawit untuk menambah rasa pedas.

Mangut Lele Nggeneng 3Lokasi:

Tidak mudah menemukan dapur yang mengundang rasa lezat ini. Harus keluar masuk kampung di sebuah desa berjarak sekitar 8 kilometer arah selatan Kota Jogja. Tepatnya di selatan kampus Institut Seni indonesia (ISI) di Dusun Nengahan, Dukuh Ngiring-iring, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Jadi amat disarankan memakai kendaraan pribadi. Kini, karena sering digugat para pelanggan agar tak kehabisan, Mbah Marto membuka hotline di 085292095550.

Harga:

Soal harga sangat bervariasi sesuai lauknya. Sepiring nasi sayur dengan mangut; nasi Mangut Lele Nggeneng 4sayur menthok (dada ayam jawa); mangut lele; dan garang asem (baik ayam jawa maupun londo). Sate keong mas tidak selalu ada, sangat bergantung apakah disetori atau tidak karena, menurut Mbah Marto, sangat bergantung pada cuaca pula.

Jam Buka:

Dapur Mbah Marto akan dibuka untuk umum mulai pukul 11.00 – 16.00 WIB setiap hari.

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec