20
Sep-2014

Menjagal Mitos Cobra

Kuliner   /   Tags: , ,

Kita dikelilingi oleh banyak mitos seputar cobra. Bagi laki-laki, dia dianggap sumber kekuatan terutama terkait keperkasaan seksual. Tanpa bukti ilmiah yang kuat, mitos itu begitu tertanam sehingga ratusan ribu cobra terpenggal setiap tahunnya. Begitupun yang dilakukan di penjagalan khusus ular cobra di Bantul ini.

Muhammad Nur Hasan adalah generasi kedua jagal cobra. Ayahnya, Pak Seger memulai usaha yang jarang digeluti orang ini sejak 1985. Ketika itu, ada permintaan untuk ular cobra, terutama karena konsumsi salah satu jenis binatang paling ditakuti ini makin popular. Pak Seger sebelumnya berprofesi sebagai pembuat hewan awetan khususnya Jagal Kobra 4musang dan ular. Karena permintaan ular untuk konsumsi terus meningkat, Pak Seger akhirnya mengkhususkan diri sebagai pensuplai ular. Dalam perkembangannya, cobra menjadi primadona dan akhirnya Pak Seger lebih banyak melayani penjagalan cobra.

Di masa jayanya, dalam sehari Pak Seger dan anak-anaknya bisa menjagal sekitar 1000 ekor cobra. Kiriman binatang ini datang dari kawasan Pantura Jawa Tengah, daerah selatan seperti Kebuman, hingga sejumlah kabupaten di Jawa Timur seperti Ngawi. Perburuan besar-besaran di masa itu nampaknya membuat populasi cobra di Jawa menurun drastis. “Sekarang paling bisa menyembelih 200 sampai 300 ekor, itupun tidak setiap hari,” ujar Nur Hasan, yang kini bertanggung jawab atas usaha keluarganya itu.

Hanya kepala cobra saja yang dibuang, sementara seluruh bagian yang lain laku dijual. Setelah kepala cobra dipotong, dagingnya dibersihkan untuk dimasak. Sementara kulit cobra secara khusus dijual ke pengepul dari Boyolali, Jawa Tengah dan nantinya akan menjadi bahan baku aneka kerajinan. Empedu cobra sendiri memiliki pasar khusus, Jagal Kobra 5terutama bagi mereka yang meyakini khasiatnya sebagai penambah kebugaran. Satu potong empedu harganya bisa mencapai Rp. 30.0000. Di tempat-tempat lain, darah cobra juga dikonsumsi layaknya jamu karena dianggap mampu meningkatkan vitalitas dan kesehatan.

Layaknya jagal sapi yang kadang kena tendang, Nur Hasan pun tak luput dari gigitan cobra. Sudah belasan kali dia digigit, kadang parah kadang tak seberapa. Prinsipnya, kata Nur Hasan, setelah kena gigitan maka luka harus ditekan agar darah keluar sebanyak-banyaknya berikut bisa yang masuk bersama gigitan ular. Setelah itu, dibasuh dengan air hangat dicampur garam dapur. Jika dianggap perlu, harus segera ke rumah sakit terutama jika sudah muncul tanda-tanda racun telah menyebar kemana-mana. “Ibu saya sendiri sudah pernah digigit cobra dan sampai dibawa ke rumah sakit,” kata Nur Hasan.

Tempat ini cocok bagi Anda yang penasaran dengan proses penjagalan cobra. Bagaimana Jagal Kobra 2ular-ular itu begitu saja dipegang dan secepat kilat kapak mengayun memutus kepala dari lehernya. Dalam beberapa detik kemudian, kepala yang sudah lepas ini masih berbahaya karena masih bisa menggigit. Kita juga bisa menyaksikan proses pelepasan kulit ular, bahkan mencoba mengkonsumsi darah atau empedunya jika memang sudah terbiasa. Sebaiknya, periksa tekanan darah dulu sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi darah atau empedu ular.

Menyaksikan penjagalan ratusan ular pasti akan menjadi pengalaman tak terlupakan. Kalau suka, bisa juga sekalian membawa pulang dagingnya untuk dimasak. Konon, teksturnya tidak jauh beda dengan daging ikan.

Jagal Kobra 1Lokasi:
Cobra Jaya, Jl. Imogiri Barat KM 8,5, Sudimoro, Timbulharjo, Sewon, Bantul

Kuliner:
Jika tidak doyan daging cobra, ada banyak yang bisa dicoba di daerah ini, terutama menu-menu daging seperti sate kambing.

Oleh-oleh:
Banyak sekali yang bisa dibeli, seperti geplak, peyek tumpuk, dan makanan kecil lain yang tersedia di pusat oleh-oleh sepanjang Jalan Imogiri.

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec