05
Jun-2016

Menunggu Sinar Mentari di Punthuk Setumbu

Sinar Mentari di Punthuk Setumbu

Bukit Punthuk Setumbu merupakan salah satu spot terbaik menyaksikan sunrise atau matahari merekah di pagi hari dari ketinggian 400 m dpl. Hangatnya sinar matahari pagi menyingkap kabut yang menyelimuti Candi Borobudur dan membangunkannya dari peraduan.

Sinar Mentari di Punthuk SetumbuPunthuk Setumbu merupakan nama bukit yang terletak sekitar 4 kilometer arah barat Candi Borobudur. Bukit yang terletak di Desa Karangrejo ini merupakan salah satu tempat terbaik menyaksikan kemegahan Candi Borobudur pada pagi hari, sekaligus menunggu terbitnya matahari dari balik Gunung Merapi.

Ada beragam cara mencapai bukit dengan ketinggian 400 m dpl ini. Ada yang berjalan kaki, naik sepeda, atau naik ojek. Waktu yang tepat menikmati indahnya ciptaan Tuhan adalah saat musim kemarau, di mana hujan tidak lagi datang.

Sinar Mentari di Punthuk SetumbuAgar tidak ketinggalan menikmati drama dinginnya pagi, Anda sebaiknya sudah berada di tempat ini pukul 04.30. Tentu saja, lebih pagi dari itu lebih baik. Karena, anda bisa memilih tempat yang nyaman, termasuk bersiap mengabadikan merekahnya pagi bersama dinginnya udara menebus kulit ini.

Sekarang ini, Punthuk Setumbu sudah ada pengelolanya. Mereka berjaga di gardu menyambut dan meminjami senter. Anda harus mendaki jalan setapak yang terjal menembus ladang di tengah pagi yang gelap, dingin, dan basah.

Perpaduan desir angin yang menerpa wajah, diiringi orchestra pagi dari derik serangga yang masih menyisakan lagu menjelang terang. Embun menetes dari pepohonan. Ini membuat jalan setapak semakin licin. Karenanya, saat melangkahkan kaki perlu berhati-hati agar tidak tergelincir.

Sinar Mentari di Punthuk SetumbuBegitu sampai di puncak, sejauh mata memandang terlihat hamparan lembah kebiruan berselimutkan kabut. Siluet Candi Borobudur di tengah lautan kabut yang gelap, dikelilingi barisan gunung dan perbukitan yang gagah terlihat kecil.

Selang beberapa waktu, kabut memudar disertai angin yang berhembus kencang. Semburat cahaya mulai muncul menghadirkan Borobudur Sunrise yang jelita.

Di tengah cuaca cerah, sinar cahaya jingga dan keemasan berlomba mewarnai udara. Agak malu-malu, mentari perlahan terbit dari balik singgasananya. Julukan Nirvana Sunrise bagi Punthuk Setumbu begitu terasa.

Koordinat :

S 7°36’25.5″ E 110°10’39”

Lokasi:

Sinar Mentari di Punthuk SetumbuBerada di Dusun Kurahan, Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Jaraknya kurang dari 4 kilometer dari Candi Borobudur.

Untuk mencapai lokasi ini, begitu melewati depan Hotel Manohara, terus berbelok ke kanan masuk jalan tengah desa. Terus saja hingga mencapai Dusun Kurahan. Di situ, banyak guide lokal yang akan mengarahkan untuk mencapai lokasi.

Wisatawan yang datang:

  • Para pemburu sunrire dan view menarik.
  • Berasal dari dalam negeri dan mancanegara.

Pengelola Punthuk Setumbu:

Wahana wisata alam berupa bukit (alam ) ini dikelola warga. Mereka menyediakan beberapa penginapan yang khas daerah berupa rumah tradisional yang disediakan bagi wisatawan agar tidak kesiangan dalam berburu sunrise.

Harga Tiket:

Rp 30.000,00 (fasilitas lampu senter dan minuman hangat, bisa memilih kopi atau teh).
Kalau bingung cari lokasi, dekat Candi Borobudur ada ojek yang siap mengantar, tarifnya Rp 50.000 (pulang-pergi)

Terbuka untuk:

Sinar Mentari di Punthuk SetumbuSemua orang berhak menikmati wisata alam (Bukit Punthuk Setumbu) tanpa terkecuali. Asal menjaga nama baik, menjaga keamanan, dan tidak merusak alam yang ada dan cinta pada alam serta warisan.

Jasa Pemandu Wisata:

  • Membantu jadwal dan waktu
  • Memimpin trekking bukit
  • Memberikan penjelasan soal Punthuk Setumbu
  • Menawarkan tour tambahan
  • Membantu apa saja yang perlu disiapkan

Tips:

  • Atur waktu keberangkatan sehingga tidak keduluan sunrise. Jauh dekat penginapan perlu diperhitungkan dengan waktu tempuh. Jika menginap di sekitar Candi Borobudur, bisa berangkat pukul 04.30 atau lebih pagi.
  • Bisa nge-camp, tetapi harus dipastikan dengan tim Punthuk Setumbu soal perizinan dan lokasi mendirikan tenda.
  • Memilih datang pada musim kemarau karena cerah dan pemandangan sungguh luar biasa.
  • Agar mendapat foto yang bagus, yaitu Gunung Merbabu dan Merapi, cari waktu di mana matahari dalam posisi terbit terbaik. Misal, pas di antara Merbabu dan Merapi atau tepat di timur searah dengan letak Candi Borobudur (sekitar bulan Juni-Juli).
  • Bawa peralatan fotografi yang mumpuni, jika ingin memperoleh hasil foto bagus. Misal, pilih lensa tele, filter CPL atau GND yang bisa membantu memperoleh efek dramatis dan menghindari kontras cahaya langit dan daratan.

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec