27
Oct-2015

Peringati Ulang Tahun PBB, Candi Borobudur Membiru

Candi Borobudur

Tanggal 24 Oktober, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) genap berusia 70 tahun. Pada penyelenggaraan KTT Uni Afrika pada 26 Juni 2014 di Malabo, Guinea Khatulistiwa, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB dimulainya peringatan global ulang tahun ke-70 PBB.

Peringatan secara global untuk menghargai berbagai pencapaian historis PBB. Baik dalam pembangunan, penjagaan keamanan, hingga perlindungan hak asasi manusia. Adanya peringatan tersebut, diharapkan menyatukan komunitas internasional dalam tujuan bersama untuk memperkuat PBB dan membangun dunia yang lebih baik.

Negara RI, melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga menyambut baik peringatan ulang tahun PBB tersebut. Indonesia menetapkan peringatan ulang tahun PPB dengan memasang lampu biru pada Candi Borobudur. Selain itu, Monumen Nasional Jakarta di Indonesia juga dilakukan hal yang sama. Hal sama juga dilakukan pada benda cagar budaya lainya di dunia. Semuanya menjadi bagian dalam peringatan hari lahirnya PBB dengan menyinari warna biru yang merupakan warna resmi PBB.

Tentu saja, pemasangan lampu biru membuat pemandangan Candi Borobudur berubah, Sabtu malam (24/10). Sinar cahaya biru menyelimuti Candi Buddha tersebut.

Penyinaran warna biru berlangsung selama dua jam. Yakni, dari pukul 19.00 hingga 21.00. Melalui acara ini diharapkan, Candi Borobudur semakin dikenal di dunia dan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur.

“Secara teknis, semula agak kesulitan untuk menyinari warna biru karena tidak mempunyai lampu warna biru. Alhamdulillah, penyinaran warna biru bisa terwujud meski hanya dilakukan di bagian sisi Barat, karena keterbatasan lampu,” kata Kepala Unit Taman Wisata Candi Borobudur Chrisna Murti Adningrum.
Chrisna mengatakan, ada 10 lampu dengan kekuatan total 20.000 watt yang diarahkan ke candi.

Dengan pemasangan ini, pengelola Candi Borobudur merasa bangga bisa berpartisipasi membirukan candi sesuai warna PBB.

“Candi Borobudur menjadi salah satu bagian dari 150 monumen di dunia yang disinari warna biru,” katanya.

Kepala Balai Konservasi Borobudur (BKB) Marsis Sutopo mengatakan, acara ini tentunya mengangkat kebesaran bangsa Indonesia di tengah-tengah pergaulan dunia. Tentu saja, ada upaya mempromosikan Candi Borobudur sebagai salah satu warisan dunia.

“Dipakainya Candi Borobudur sebagai media Hari PBB, tentunya sebagai bangsa Indonesia harus bangga. Karena salah satu karya budaya bangsa Indonesia diakui dunia internasional,” katanya.

Dengan semakin terkenal, wisatawan akan banyak yang datang ke candi Buddha tersebut. Sehingga memberikan devisa negara melalui sektor pariwisata. (*)

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec