09
Jan-2015

PHRI Ajak Perhotelan Siap Kebanjiran Wisman

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Istidjab M, Danunagoro mengajak dunia perhotelan dan para pelaku wisata di DIY bersiap menghadapi lonjakan jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia. Potensi kenaikan kunjungan wisman sangat dimungkinkan, setelah pemerintah membebaskan visa bagi lima Negara yakni China, Australia, Amerika Serikat, Korea Selatan dan Rusia.

Berbicara saat pelantikan Pengurus PHRI DIY, di Sahid Rich Hotel Jogja,Kamis (8/1) malam, Istidjab mengatakan, kebijakan pembebasan visa bagi 5 negara ini, diharapkan menjadi obat pelipur lara bagi pebisnis hotel setelah munculnya larangan pemerintah bagi para PNS menggelar acara di hotel.

“Dengan dibebaskannya visa bagi 5 negara ini, diharapkan akan tambahan sekitar 450.000-500.000 wisatawan baru masuk Indonesia. Bukan mustahil, mereka juga akan singgah di Jogja. Jadi saya ajak kawan-kawan berhentilah mengeluh. Ini ada potensi baru yang harus kita songsong dan siapkan,” kata Istidjab.

Diakuinya, target kunjungan wisatawan ke Indonesia masih jauh dibandingkan negara tetangga. Thailand, misalnya, setiap tahun dikunjungi sekitar 20 juta wisatawan dan Malaysia 26 juta wisatawan. Sementara Indonesia, 2014 lalu baru menyentuh 9 juta wisatawan. Ini juga terkait dengan aturan bebas visa yang diterapkan negara tetangga.
“Bebas visa ke Malaysia mencapai 20 negara bahkan Thailand free visa nya sebanyak 50 negara,” jelas.

Pada 2015 ini, pemerintah menargetkan kunjungan 10 juta turis asing, dan pada 2019 meningkat menjadi 20 juta turis asing. Target tersebut bisa tercapai jika pemerintah gencar melakukan promosi wisata ke mancanegara. Jika sebelumnya pemerintah hanya mengganggarkan Rp 400 miliar untuk biaya promosi wisata, kata Istidjab, tahun ini naik menjadi Rp1,2 triliun.

Guna menyambut kunjungan wisatawan, PHRI DIY akan segera mensinergikan promosi wisata dengan semua pihak. Baik pemerintah, Asita dan lain sebagainya. Selama 2015 ini disiapkan setidaknya 20 festival oleh Dinas Pariwisata DIY untuk menarik minat wisatawan domestik dan mancanegara.
“Ini pekerjaan semua pihak untuk bersama menarik dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Kami juga mendesak agar Pemerintah DIY segera membentuk Badan Promosi Wisata DIY. Sudah kami usulkan ke gubernur,” katanya.

1

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec