29
Sep-2014

Pilot Project, Pedagang Malioboro Daftar BPJS

Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Yogyakarta melakukan terobosan untuk menggandeng para pekerja sektor informal Malioboro menjadi peserta. Terobosan dilakukan dengan meluncurkan Payment Point Online Bank (PPOB) untuk Pasar Bringharjo dan Malioboro.

EditPeluncuran PPOB sekaligus dilakukan awal pekan kedua September 2014. Melalui peluncuran PPOB ini, tingkat kepesertaan jaminan sosial para pekerja sektor informal di kawasan Malioboro diharapkan  bisa lebih maksimal.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta Moch Triyono mengatakan, sebelumnya, sebagian pekerja di Malioboro sudah menjadi peserta. Tapi jumlah pekerja yang sudah tercover jaminan sosial masih sangat kecil dibandingkan populasi yang ada.

“Kami ingin yang lainnya segera menyusul karena jaminan sosial ini sangat penting bagi mereka dan keluarganya. Dengan menjadi peserta, mereka bisa bekerja  lebih nyaman dan tenang,” kata Triyono.

Berdasarkan data Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Yogyakarta, dari ratusan ribu tenaga kerja informal di DIY baru 20 persen yang menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan. Padahal resiko kerja yang mereka hadapi cukup tinggi. Menurut Triyono, mengajak para pekerja sektor informal jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan memang tidak mudah.  Perlu waktu dan penyadaran lebih supaya para pekerja sektor informal mau menjadi peserta.

edit2Humas Komunitas Malioboro, Paul Zulkarnaen menyambut baik langkah BPJS Ketenagakerjaan mendekatkan layanan melalui PPOB. Langkah ini, bagi para pekerja akan sangat membantu dan memudahkan mereka mengakses layanan BPJS.

“Para pedagang di Malioboro, menyadari arti penting BPJS. Tapi kita repot kalau harus datang ke kantor BPJS untuk mengurus kepesertaan dan melakukan pembayaran. Karena sehari hari-kami harus berjualan di Malioboro. Saya kira bukan hanya pedagang, komunitas yang lain juga enggan,” akunya.

Menurut Triyono, jumlah peserta BPJS sektor informal di DIY sebanyak 40.320 tenagakerja. Jumlah ini terdiri atas 25.556 peserta lama dan 14.764 peserta baru baik perorangan maupun kelompok. Mereka antara lain adalah pekerja di sektor perdagangan, kaki lima (PKL), nelayan, penderes gula kelapa, petani, tukang ojek dan beberapa profesi informal lainnya. Sedangkan iuran yang harus dibayarkan oleh pekerja sektor informal ini sebenarnya cukup terjangkau, mulai sekitar Rp 15.600 per bulan.  Untuk mendaftar BPJS, mereka cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec