06
Jul-2015

Pos Pengaduan Malioboro, Disini Pengunjung Curhat

Kemana kita akan mengadu ketika barang belanjaan kita tertinggal di salah satu supermarket di Malioboro. Atau, kemana Anda akan mengadu ketika menjumpai juru parkir atau PKL yang nakal

Pertanyaan di atas akan terjawab manakala Anda bersedia datang langsung ke Pos Pengaduan Malioboro yang berada di komplek Dinas Pariwisata DIY. Pos Pengaduan Malioboro sendiri merupakan UPT Malioboro yang merupakan kepanjangan dari Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta. Pos ini siap memberi layanan kepada setiap pengunjung yang berada di sepanjang Jalan Malioboro.
Pos Pengaduan Malioboro,Di Pos Pengaduan Malioboro setiap laporan atau aduan yang masuk langsung ditindaklanjuti oleh petugas. Sehingga pengunjung Malioboro yang merasa kehilangan barang bawaannya atau belanjaan akan bisa mendapatkan kembali barang yang telah dibelinya. Begitu pula aduan juru parkir yang nakal nantinya akan mendapat teguran dari petugas jaga di Pos Pengaduan Malioboro.
Ketua Divisi Trantib Lalu Lintas Malioboro, Ahmad Samsudi menjelaskan Pos Pengaduan Malioboro ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh pengunjung Malioboro. Selain sebagai pos pengaduan, pengunjung juga bisa mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan. Seperti obyek wisata mana saja terdekat yang dapat dikunjungi setelah di Malioboro, mencari denah wisata atau peta wisata maupun sekadar leaflet wisata.
“Tidak hanya laporan kehilangan yang kami tindak lanjuti, semua jenis laporan, termasuk pelayanan yang tidak memuaskan pengunjung pasti, akan ditindaklanjuti. Karena pos pengaduan ini melayani semua kebutuhan wisatawan yang berkunjung ke mMalioboro. Kami akan memberikan kenyamanan setiap wisatawan yang ada di Malioboro. Dengan dilengkap 22 kamera CCTV, seluruh kegiatan yang ada di Malioboro dapat kami pantau. Sedangkan di lapangan kami juga 40 personel Jogoboro ( petugas jaga Malioboro) yang selalu berpatroli di sepanjang jalur wisata Malioboro,” ungkap Ahmad.DSCN7551
Petugas Jogoboro terbagi 3 shif, akan selalu berpatroli sehingga diharapkan akan menyentuh kesadaran orang perorang, terutama pelaku wisata di Malioboro, untuk memberikan pelayanan yang baik kepada setiap pengunjung. Mereka terus mengingatkan pengunjung agar selalu berhati-hati dengan belanjaan maupun anggota keluarga yang turut serta berkunjung ke Malioboro.
Peringatan untuk hati-hati bagi pengunjung Malioboro, seringkali disampaikan penyiar radio Widoro. Radio yang menjadi bagian pos pengaduan ini mengudara dari pukul 08.30-23.30 wib. Wdiroro selalu menyapa pengunjung Malioboro dengan suguhan tembang-tembang tradisional atau campur sari dengan sesekali memperingati pengunjung agar selalu menjaga barang bawaan atau anggota keluarganya.
Radio WidoroAhmad Samsudi mengatakan banyak wisatawan yang merasa terbantu dengan adanya pos pengaduan ini. Wisatawan domestik maupun manca negara yang banyak memanfaatkan fasiltas dari Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta. Aduan mereka antara lain soal tarif parkir yang melebihi tarif normal, yang seharus sebesar Rp 1.000. Ada juga yang lapor karena lupa tempat memarkir kendaraannnya, laporan ketinggalan barang belanjaannya hingga laporan ketinggalan anggota keluarga.
“Bila ada laporan yang ketinggalan anggota keluarganya petugas akan mengantarnya ditempat di mana mereka berkumpul. Untuk barang yang hilang, pos pengaduan bekerjasama dengan Poltabes untuk mengirimkan via pos barang yang ditemukan ke alamat asal pemilik. Dan barang yang biasanya tertinggal dan ditemukan komunitas Malioboro biasanya diserahkan ke pos pengaduan,” pungkasnya.

5

 likes / 2 Comments
Share this post:
  • Syahira says:

    Awalnya saya sangat suka berada di kawasan malioboro, namun malam ini saya sangat kecewa sekali dengan pedagang dan tukang becak disekitar kawasan malioboro.

    Beberapa hari ini saya menghadiri acara di kota jogja DAN mendapat kesempatan untuk gala dinner bersama dengan sultan hamengkubuono .

    Saya menginap di hotel INNA garuda dan saya akan melakukan perjalanan ke mirota ( +-80km dari hotel ) pada saat Ini sudah pukul 9 MALAM, saya sama sekali tidak tahu bahwa mirota akan segera tutup.
    Si tukang BECAK yg saya yakin sekali telah bertahun tahun menjadi tukang becak di jogja , tidak mengatakan hal tersebut kepada SAYA (1) dan beliau menawarkan harga 40rb untuk sekali jalan . tanpa berkenan untuk ditawar (2)
    Sesampainya disana saya sodorkan uang 50rb an dan beliau tidak memiliki kembali , lalu saya berniat untuk menukarkan terlebih dahulu uabg tsb. Sewaktu saya mencoba menemui beberapa pedagang yg saya yakini ia memiliki banyak pecahan uang, beberapa pedagang melihat saya dengan pandangan underestimate seperti layaknya saya adalah seorang penipu dan lain sebagainya, dan hanya menggelengkab n kepala. Pdahal saya telah berbicara dengan sangat sopan terhadap para pedagang itu. (3)
    Saya wanita berhijab , dan berketurunan arab. Saya sangat menyayangkan dan kecewa sekali terhadap sikap para pedagang tersebut. Malam ini benar-benar mengubah mood dan pandangan saya mengenai jogja. Jigja tidak seramah yg saya bayangkan. Saya sangat kecewa.

    Tidak hanya itu, saya juga sering melihat bule / orabg asing yg dibodohi atau dibohongi dENGAN cara dirayu OLEH para supir becak yg terdapat dimalioboro.

    I am so SATISFIED and sad looking on this situation.
    Sangat disayangkan sekali, mereka seperti tidak memiliki moral dan empati .

    Saran saya, akan lebih baik APABILA becak2 tersebut diusir dan tidak diperbolehkan lagi untuk berada DISEKITAR malioboro. Mereka suka menipu dan memainkan harga dengan SANGAT tidak masuk akal

    Sangat kecewa.

  • gamdang says:

    Asalamualikum MOHON tindak di tindak lanjuti kronologi saya parkir di parkiran malioboro 2 tepatnya di dekat pasar bring harjo pada tanggal 4 april 2017 helm saya hilang para juru parkir nya di tanya bilang tau belum lanpu motor saya juga hilang mohon di peringat kan di tindak lanjuti petugas juru parkir nya agar kalo jaga haeus tanggung jawab terimakasih itu baru helm kalo motor gimana terimakasih

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *

    code

    Archives

    > <
    Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
    Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
    Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
    Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec