25
Jun-2013

Rangkaian 25 Tahun FKY Resmi Dibuka

News   /  

Peluncuran baling-baling bambu berlampu membuka perhelatan seni budaya terbesar di Jogja, Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) ke-25, Selasa (25/6) di Plasa Pasar Ngasem Jogja. FKY hadir dengan waktu, kemasan dan tempat baru yang diharapkan bisa membawa kesenian semakin dekat dengan masyarakat Jogja.

Sebelum acara pembukaan, petang harinya digelar Kirab Seni dan Tradigital. Kirab bermula dari Beteng Vredeburg di Jalan A Yani, melintas Jalan KH Dahlan dan selanjutnya menuju Pasar Ngasem, tempat FKY selanjutnya digelar. Kirab menampilkan Bregodo Prajurit Kraton Yogyakarta, Sendratari dari ISI dan Universitas Negeri Yogyakarta, serta Kesenian Angguk dari Kulonprogo dan Gerobag Sapi. Kirab, dimaksudkan sebagai symbol “pindahan” even FKY dari Beteng Vredeburg ke Pasar Ngasem.

Malam harinya pukul 19.30-22.00 digelar suguhan bertajuk Tradigital sebagai Opening Ceremony Seperempat Abad FKY. Tradigital atau Tradisi Digital adalah karya kolaborasi seniman videomapping, sendratari, iringan musik gamelan dan electronic dance music. Karya ini melibatkan 10 seniman perupa, 28 seniman videomapping, 7 penari, seorang DJ, dan sekelompok musisi tradisional. Permainan Wayang Kancil dengan cerita Prahara Alas Cemeti diolah dengan permainan video mapping yang ditembakkan ke bangunan heritage Pulo Cemeti. Dilanjutkan dengan pertunjukan tari dan penampilan musik. Adapun beberapa yang terlibat adalah Karawitan Pudjolaras dari Kampung Tamansari, kelompok tari Nora Nari, DJ Innerlight, Acapella Mataram dan banyak seniman lainnya. Karya ini juga bisa dimaknai sebagai “Trah”-nya digital atau generasi digital dimana kita mengembangkan seni budaya ini di era kekinian namun tetap berakar pada identitas dan tradisi

Selanjutnya, hingga 5 Juli mendatang, rangkaian acara FKY akan dihelat di kompleks Pasar Ngasem dan sekitarnya. Ada 66 tenant di Pasare Kreasi dengan produk kreatif dan juga kuliner. Mereka tidak hanya berjualan tetapi juga memproduksi aneka produk di tenant mereka dan di panggung workshop. Panggung pertunjukkan berlatar belakang Pulo Cemeti menampilkan seni tari, musik, teater setiap hari mulai pukul 10.00-22.00.

Pengunjung juga bisa blusukan Dolan Kampung Tamansari yang merepresentasikan kampung Yogyakarta dengan aneka potensi seni seperti batik, lukisan, dan tatah sungging wayang. Di Pelataran Tamansari juga disuguhkan Bioskop Tamansari yang memutar karya-karya film dari sineas Yogyakarta dan juga 3 hari Sastra untuk mengapresiasi 25 maestro sastra Yogyakarta. Selain di venue utama Pasar Ngasem, ada beberapa titik heritage dan area publik sebagai tempat display karya Jogjakarta Video Mapping Project (JVMP) dan Yogyakarta Soundscape 2013. Diantaranya adalah  Stasiun Tugu, Plengkung Gading, Kaki Lima Malioboro, Bus Trans Jogja.

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec