25
Sep-2015

Wacana, Tahura Bunder Jadi Taman Safari

Selama ini Taman Safari hanya ada di Bogor dan di Prigen. Tapi kedepan, DIY juga dimungkinkan akan memiliki Taman Safari. Setidaknya wacana untuk itu sudah mulai dilontarkan. Pilihannya, adalah kawasan di Taman Hutan Rakyat (Tahura) di hutan atau alas Bunder, Playen, Wonosari.

Ya, Taman Hutan Rakyat (Tahura) yang berada di kawasan hutan Bunder Kecamatan Playen, akan terus dikembangkan. Kedepan Tahura dengan 634 hektar tersebut akan dikonsep sebagaimana Taman Safari Indonesia yang selama ada di Bogor Jawa Barat.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) DIY, Sutarto mengatakan, pemanfaatan areal Hutan Bunder memang sangat dimungkinkan. Sejauh pemanfaatan untuk berbagai kegiatan ini tidak melebihi 10 persen dari total luasan lahan.
“Blok pemanfaatan nanti bisa diisi dengan atraksi seni dan hiburan maupun penyelenggaraan event untuk tujuan wisata. Yang penting, zona pemanfaatan tidak melebihi 10 persen dari total luasan lahan Tahura,” kata Sutarto.

Dia menjelaskan, dengan adanya blok pemanfaatan, itu artinya nanti terbuka untuk dunia usaha maupun masyarakat secara umum untuk sharing membangun kawasan wisata. Namun setiap pengembangan aktivitas wisata harus dalam rel yang sama dengan program konservasi.
“Salah satu ide yang muncul, adalah membuat Taman Safari,” katanya.

Sejauh mana rencana ini bergulir, menurut Sutarto, pembicaraan dengan calon mitra sudah dilakukan. Mitra sudah memastikan siap untuk mewujudkan lahirnya Taman Safari di Bunder. Untuk saat ini, rencana itu belum bisa direalisasikan karena masih terganjal perda.

Diakui model Taman Safari yang dimaksud tidak sebesar Bogor maupun Jawa Timur. Namun pada prinsipnya, konsep dasarnya sama yakni di dalam Tahura akan ada banyak satwa yang diliarkan.
“Regulasi tentang perijinan pengelolaan usaha wisata akan selsesai dalam sebulan kedepan. Tinggal finalisasi. Peraturan gubernur akan memberikan pengaturan perizinan yang bisa masuk dalam Tahura termasuk pemanfaatan kios, retribusi dan lainnya. Saat ini sudah hampir selesai 90 persen finalisasinya,” lanjutnya.

Berdasarkan studi literasi, hutan atau alas Bunder memang menyimpan potensi yang apik untuk kegiatan wisata. Potensi wisata yang dimiliki hutan Bunder meliputi potensi lanskap, potensi obyek wisata, aksesbilitas yang mudah dan lokasi strategi yang terletak di pertengahan jalan antara Yogyakarta– obyek-obyek wisata di pantai selatan Gunungkidul. Kawasan ini juga menjadi pintu masuk wisatawan ke Yogyakarta dari arah Pacitan.

Kawasan ini berdampingan dan didukung oleh potensi kawasan yang sudah terkenal, seperti Wanagama sebagai kawasan hutan pendidikan dan penelitian, Rest Area dan Desa Wisata. Disamping itu didukung oleh adanya penangkaran rusa, unit persemaian dan pabrik penyulingan minyak kayu putih yang memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan menjadi obyek dan daya tarik wisata minat khusus.

1

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec