28
May-2016

Wader Goreng Warung Bu Pur Siluk

Wader Goreng Bu Pur 1

Seringkali, sebuah kejayaan akan meredup, sering perginya sang empu. Waktu yang bergulir, juga mengubah trend masyarakat yang terjadi. Mereka meninggalkan masa lalu dan mencoba mengikuti perkembangan zaman. Ini terjadi di semua bidang, termasuk soal urusan perut alias kuliner. Ini terasa juga di sebuah warung makan di Siluk, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Meski kini tidak seramai dulu, namun zaman keemasan dari Warung Makan Bu Pur, masih terasa hingga sekarang. Minimal, cita rasa yang dijual masih bertahan, meski kini dipegang anak menantunya, Retno Tri Hapsari.

Warung ini menonjolkan hidangan nasi sayur kacang tolo, oseng-oseng, dan brongkos, Wader Goreng Bu Pur 7terasa nikmat saat beradu dengan wader goreng. Di sini, beragam lauk ada, mulai dari telur, ayam, lele, bandeng. Namun, semuanya kalah dengan wader yang berasal dari Sungai Oya. “Setiap ke sini, pasti yang dicari wader gorengnya. Memang, itulah yang menjadi andalan di sini,” ungkap Sudarmono, suami dari almarhum Bu Pur.

Pak Mono-sapaan akrab Sudarmono meneruskan, saat Bu Pur masih ada, warung ini seringkali menjadi pilihan utama masyarakat setempat. Apalagi pada hari pasaran, saat orang desa berduyun-duyun ke Pasar Imogiri untuk berbelanja, lokasi yang ada di pertigaan Siluk cukup strategis membuat Warung Bu Pur masuk dalam urutan pertama untuk menyantap hidangan menu yang ada.

Wader Goreng Bu Pur 4Kejayaan ini ditunjang dengan adanya angkutan Bus Jatayu, yang mendominasi rute Jogja hingga Imogiri dan Siluk, hingga tahun 1992. “Demikian juga saat zaman Pak Harto masih sugeng, saat ke Sedayu, Bantul, selalu ada utusan yang memesan wader goreng untuk dibawa ke sana. Pesanannya bisa banyak, 15 kilo (kilogram, Red) itu pasti,” imbuh Pak Mono sembari mengenang masa kejayaan dulu.

Tidak hanya itu, beberapa artis pernah ke tempat ini. Seperti Darius Sinatra, dan artis sinetron lainnya. Semuanya hanya penasaran dengan cita rasa kuliner Bu Pur. Dalam sehari, Bu Pur bisa menanak nasi hingga satu kuintal. Kalau agak sepi, 80 kilogram pasti habis. Pengunjung silih berganti, terutama jam makan. Banyak pegawai kabupaten dan kecamatan di Bantul yang nyelake makan siang di warung ini. Demikian juga penggemar kuliner. Saat tahun 90-an, pegawai RRI dan TVRI juga menjadikan warung ini sebagai jujugan untuk menyantap menu ala tradisional khas Jogjakarta. Wader Goreng Bu Pur 6

Kini, meredupnya penikmat kuliner di warung yang sudah berubah dipermanen dindingnya — dulunya sebelum gempa berdinding bambu, seiring perginya Bu Pur. Ia meninggal saat gempa bumi terjadi, tahun 2006. Meski tidak kena bangunan yang rusak saat gempa, Bu Pur kaget dan kena serangan jantung hingga menemui ajalnya.

Semenjak dipegang menantunya, dalam sehari, nasi yang dimasaknya hanya berkisar 60-70 kilogram. Pergantian pelanggan juga terjadi. Kini, banyak wisatawan kuliner menjadikan alternatif berkuliner di sekitar Selopamioro. Demikian juga dengan para penggemar gowes, saat menyusuri jalur Siluk-Panggang, memilih untuk sarapan di warung ini. Tentunya, pilihan utama tetap pada wader goring gurih asli Sungai Oya.

Koordinat:

7.952068 -110.380727
7º57’7.446″S -110º22’50.616″E

Wader Goreng Bu Pur 2Lokasi:

Warung Bu Pur
Siluk, Selopamioro, Imogiri
Bantul, Yogyakarta
No.Telp: 087839002004 (Retno Tri Hapsari)
Jam buka: Setiap Hari (06.00 – 19.00)

Untuk ke lokasi, dari Pasar Imogiri mengambil arah Panggang, sekitar 5 kilometer. Sampai di Jembatan Siluk, di sebelah Timur ada pertigaan. Lokasi warung di pertigaan, yang ke arah Kanan (warung berwarna biru). Disarankan menggunakan kendaraan pribadi (sepeda motor atau mobil), karena angkutan umum sudah tidak ada.

Menu:

Makanan:
-Makan dan Sayuran (terong, lombok ijo, brongkos, sambel goreng, dll): Rp 5 ribu-Rp 7 ribu

Bila ditambah dengan lauk, harganya :Wader Goreng Bu Pur 8
-Lauk wader: Rp 8 ribu
-Lauk Rendang: Rp 9 ribu
-Lauk Paha: Rp 9 ribu
-Lauk Tepong: Rp 10 ribu
-Lauk telur: Rp 8 ribu
-Lauk tahu: Rp 6 ribu
-Lauk Tongkol: Rp 8 ribu
-Lauk Lele: Rp 9 ribu

Minum:
-Minum teh panas: Rp 2 ribu
-Minum es teh: Rp 2,5 ribu
-Minum jeruk: Rp 2,5 ribu

Potensi:

– Dekat Warung Bu Pur, ada Jembatan Gantung Siluk (Selopamioro)
– Desa Wisata Sri Keminut Selopamioro
– Wisata tubbing (rafting dengan ban di Sungai Oyo)
– Gua Cermin
– Kebun Buah Mangunan.

Tips:
– Karena jaraknya jauh, persiapkan kendaraan dengan baik.
– Jika tidak terlalu banyak antre, disarankan datang tidak bersamaan jam makan.

0

 likes / 0 Comments
Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Archives

> <
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec